Zohri Gagal Nyoblos

JawaPos.com – Keinginan sprinter putra Indonesia Lalu Muhammad Zohri untuk memberikan hak suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pupus sudah. Pelari berusia 18 tahun asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu terpaksa harus golput di Pemilu perdananya lantaran tidak bisa ikut mencoblos.

Zohri tidak sendirian. Sejumlah atlet binaan PB PASI yang dijadwalkan mencoblos di TPS dekat pusat pelatnas mereka di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan juga tidak bisa memberikan suara mereka, khususnya para atlet yang domisilinya berada di luar Jakarta.

Humas PB PASI, Hendri membenarkan hal itu. Dia mengatakan bahwa Zohri dan kawan-kawannya tidak bisa mencoblos karena tidak sempat mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mencoblos sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

“Atlet-atlet (daerah, Red) tidak ikut nyoblos. Mereka belum sempat mengurus dokumen untuk pindah TPS karena sangat sibuk,” ucap Hendri saat dihubungi JawaPos.com.

Alhasil pada hari pencoblosan ini, agenda mereka semua hanya diisi oleh latihan rutin seperti biasa tanpa ikut merayakan pesta demokrasi. Mereka harus melewati kesempatan lima tahun sekali tersebut dengan percuma.

Untuk diketahui, atlet-atlet dari cabang olahraga atletik sedang disibukkan dengan rutinitas latihan untuk menghadapi Kejuaraan Asia 2019 di Doha, Qatar. Dalam kejuaraan tersebut PB PASI menurunkan sebanyak 10 atlet, termasuk Zohri.

Nantinya, Zohri akan berlaga pada tiga nomor yang berbeda, yakni estafet 4×100 meter, lari 100 meter, dan lari 200 meter. Dijadwalkan event tersebut akan digelar pada tanggal 21 Maret-14 April mendatang.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Bintang Rahmat