Suharso Monoarfa Doakan Rommy Tabah Hadapi Cobaan

JawaPos.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi memberhentikan dengan tetap Romahurmuziy‎ (Rommy) dari jabatan ketua umum partai. Adalah Suharso Manoarfa yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua umum, mengisi posisi yang ditinggalkan Rommy.

Atas kasus yang menimpa koleganya, Suharso Manoarfa pun mengaku prihatin. Namun dia berpendapat itu adalah konsekuensi dari perbuatan Rommy.

“Semoga Romahurmuziy tabah menghadapi cobaan ini dan itulah konsekuansi dari seorang pemimpin politik. Tentu kami semua sedih dan tidak mengharapkan (hal ini) menjelang pemilu,” ujar Suharso di Kantor PPP, Jakarta, Sabtu (16/3).

Suharso juga telah mendapatkan surat pengunduran Rommy diri posisi ketua umum. Hal ini membuktikan bahwa Rommy ‎paham tentang AD/ART PPP yang melarang kadernya tersangkut kasus korupsi dan narkoba.

“Romahurmuziy terakhir tadi menyatakan mengundurkan diri meskipun kami telah memberhentikan. Jadi sebagai kader dia tahu persis di mana kesalahan dia,” katanya.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini juga yakin PPP bakal lolos dalam ‎parliamentary threshold sebesar empat persen. Hal ini karena PPP memiliki caleg-caleg hebat.‎

“Kami punya kemampuan dan kami punya sejarah yang panjang, dan kami punya kader-kader terbaik, kami punya generasi penerus partai ini,” ungkapnya.

‎Suharso menambahkan, ia hanya akan melanjutkan strategi yang telah dijalankan Rommy untuk bisa lolos ambang batas parlemen. Misalnya, akan masuk ke dalam ceruk-ceruk pemilih baru sebesar 30 persen. Kemudian ceruk-ceruk lama basis PPP juga tetap dipertahankan oleh kader-kader terbaik.

“Sehingga kader terbaik kami akan tetap terpilih dari hasil survei kami internal, setidaknya 51 dapil bisa kami menangkan. Mudah-mudahan itu terjadi,” tuturnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Gunawan Wibisono