Soal Ekonomi Makro, Jokowi Sindir Sandi Soal Keluhan Ibu-ibu di Daerah

JawaPos.com – Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno menyampaikan keluhan-keluhan masyarakat saat dirinya melakukan blusukan di daerah. Seperti keluhan naiknya harga BBM, listrik, dan sembilan bahan pokok (Sembako). Itu disampaikan dalam debat putaran terakhir.

Menanggapi hal tersebut, Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jolowi) menegaskan, ‎dalam mengelola negara tidak bisa hanya mendengarkan satu, dua orang.

“Seperti bapak sampaikan, ibu ini, ibu itu. Padahal ini mengelola ekonomi makro. Agregat produksi bukan orang per orang dijadikan patokan. Enggak bisa seperti itu,” ujar Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Menurut Jokowi, ‎semua pihak harus mengerti yang namanya ekonomi makro, jadi sangat berbeda sekali dengan mikro. Karena itu harus mengerti dari sisi suplay, dan demand-nya.

“Jadi secara garis besar seperti apa harus memakai angka-angka yang didasarkan dari data dan survei,” tegasnya.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, ‎tidak mungkin pemerintah melakukan kebijakan hanya karena satu, dua atau tiga orang. Patokannya data survei di lapangan.

“Sering disampaikan contoh terus-menerus. Saya kira tidak bisa seperti itu. Pengalaman saya tidak bisa seperti itu,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono