Siap Dipecat PAN, Bima Arya: Jokowi Harga Mati

JawaPos.com – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto membuat keputusan mengejutkan. Pasalnya, kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu membelot mendukung pasangan capres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia pun mengaku siap menerima resiko apapun saat membela Jokowi.

Keputusan Bima Arya mendukung Jokowi mengejutkan banyak pihak. Sebab, partanya mengusung capres 02, Prabowo Subianto. Bima Arya yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN itu pun mengaku siap dipecat dari partai sebagai konsekuensi atas pilihan politiknya.

Bima resmi menyampaikan sikap politiknya saat menjadi pembicara acara Speak Up ‘Satukan Suara’ di Puri Begawan Kota Bogor, Jumat (13/4) malam.

Dalam kesempatan itu Bima membeber alasannya mendukung pasangan capres bernomor urut 01, Jokowi – Ma’ruf. “Reformasi adalah keharusan. Reformasi harus dilanjutkan. Tidak mungkin saya mendukung pemimpin dan partai yang tidsk ada di garis lurus reformasi,” ujar Bima Arya seperti dikutip Radar Bogor (Jawa Pos Group).

“Hidup itu pilihan. Di era Pak Jokowi kita berselancar. Saya Bima Arya memutuskan untuk memilih Jokowi,” sambungnya.

Mantan direktur eksekutif Charta Politika Indonesia itu tak cuma berpidato soal alasannya mendukung Jokowi. Bima juga mengenakan baju warna merah bertuliskan #01.

Peraih gelar doktor ilmu politik dari Australian National University, Canberra itu menambahkan, saat ini Jokowi sudah berada di jalur yang benar. Karena itu, katanya, demi kelangsungan reformasi maka pilihannya hanya Jokowi.

“Jokowi harga mati. Kita insyaallah akan memilih pemimpi dari rahim reformasi,” tegasnya.