Sebut Penganggur Ratusan Juta, Data Rocky Gerung Dipertanyakan TKN

JawaPos.com – Usulan kartu prabayar yang digagas Jokowi kembali dikritisi. Aktivis Rocky Gerung menilai program Jokowi Widodo terkait kartu prakerja tidak jelas alias absurd. Selain itu, Ia mengatakan bahwa pengangguran Indonesia jumlahnya mencapai ratusan juta.

Juru Bicara Tim Kampenye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Inas N Zubir menilai Rocky Gerung cuma asal bicara dan tak memahami konsep kartu prakerja saat melakukan kritik.

Terlebih, data yang dikatakan oleh Rocky tidak benar. Mengacu data BPS, jumlah pengangguran pada 2018 tercatat 5,13 persen atau 6,87 juta orang dari jumlah angkatan kerja yang tercatat 133,94 juta orang.

“Darimana Rocky dapatkan angka pengangguran ratusan juta orang? Seharusnya Rocky berpikir dulu sebelum bicara data,” ucap Inas saat dikonfirmasi, Jumat (15/3).

Menurutnya, rencana kartu pra-kerja yang digagas Jokowi untuk mendukung anak-anak Indonesia agar memiliki peluang masuk ke dunia industri dan dunia kerja.

Dengan memegang kartu ini, para lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga akademi, yang ingin masuk ke dunia kerja akan dilatih lebih dahulu. Pelatihan itu bisa dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri.

“Rocky tidak paham bahwa kartu prakerja diberikan kepada pengangguran yang mengikuti program pelatihan vokasi yang akan diselenggarakan pemerintah. Tujuan pelatihan untuk meningkatkan skill sesuai kebutuhan industri-industri yang akan bekerjasama dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi tersebut,” tandasnya.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Romys Binekasri