PSI: Fadli Zon Bikin DPR Kehilangan Kredibilitas di Mata Publik

JawaPos.com – Wakil Ketua DPR Fadli Zon seharusnya malu mendengar pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. Demikian pernyataan juru bicara PSI Andy Budiman, menanggapi pernyataan Fadli terkait pidato Grace Natalie di Festival 11 Medan, Senin (11/3) malam lalu.

“Fadli seharusnya menjelaskan saja, kenapa dari target 50 RUU, hanya lima yang dibahas sepanjang 2018-2019,” kata Andy dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (12/3).

‎Menurut Andy, pernyataan Fadli Zon itu justru ‎memperlihatkan bahwa memang DPR tidak bisa membela diri. Faktanya, kata dia adalah kinerja DPR satu tahun terakhir adalah yang terburuk sejak reformasi.

“Menjadi jauh lebih buruk lagi akibat manuver politik dan pernyataan saudara Fadli yang kontroversial sebagai pimpinan DPR, membuat lembaga terhormat ini semakin kehilangan kredibilitas di mata publik,” katanya.

Andy pun mengajak agar publik berpartisipasi dalam Pemilu 2019 ini. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk menghukum para pimpinan dan anggot yang berkinerja buruk.

“2019 harus jadi momentum menyegarkan wajah parlemen, memperjuangkan lahirnya sebuah fraksi baru yakni Fraksi Solidaritas untuk mendorong perbaikan politik,” katanya.

Sebelumnya, Fadli Zon nyinyir dengan menyebut Grace seperti sedang latihan pidato di depan cermin. Namun, Wakil Ketua DPR itu sama sekali tidak menjawab dua pertanyaan Grace Natalie tentang alasan kinerja DPR begitu buruk. Misalnya tidak mencapai target pembuatan undang-undang, hingga bolos sidang.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Gunawan Wibisono