Prabowo: Kita Tidak Mau jadi Bangsa Jongos

JawaPos.com – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak rela bangsa Indonesia kembali dijajah oleh asing. Demikian Prabowo sampaikan saat acara pembekalan relawan Manggala, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (15/3).

“Dari kecil guru-guru saya angkatan ’45 mengatakan, daripada dijajah kembali lebih baik kita hancur lebur. Bapak-bapak kita mengajari kita merdeka atau mati. Kita tidak mau jadi kacungnya siapapun. Kita tidak mau jadi bangsa jongos,” kata Prabowo dalam orasinya.

Jongos, menurut Prabowo, berasal dari bahasa Belanda yang memiliki arti kacung. Katanya, Indonesia bukanlah bangsa kacung. Oleh karena itu, diperlukan pemerintahan yang memperhatikan isu korupsi dan penguasaan sumber daya alam (SDA).

“Kita mau punya pemerintah yang bersih, pemerintah yang tidak ada koruptornya. Kita tidak mau ada pemerintah yang tidak bisa menjaga kekayaan kita. Kekayaan bangsa indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memberikan semangat nasionalisme kepada masyarakat. Prabowo berharap, semua orang sadar akan hak kesejahteraan.

“Hei petani, nelayan, tukang becak, tukang bakso, ini negara kamu. Kamu berhak melihat kemakmuran, anak-anakmu berhak sekolah yang baik, anak-anak kamu berhak minum susu, anak-anak kamu berhak menjadi doktor, hakim dan profesor,” pungkasnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Igman Ibrahim