Perludem Rilis 14 Caleg Eks Koruptor, KPU Bilang Masih Ada Lagi

JawaPos.com – ‎Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menindaklanjuti temuan dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) yang menemukan masih adanya caleg mantan narapidana korupsi di Daftar Caleg Tetap (DCT).

Komisoner KPU Ilham Saputra berjanji akan mengumumkan temuan-temuan caleg mantan terpidana korupsi tersebut.

“Nanti kita akan umumkan ya, tapi tentu saja nanti akan ada tambahan lagi,” ujar Ilham di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (7/2).

Ilham menambahkan, KPU juga menemukan lagi beberapa nama caleg yang mantan terpidana korupsi. Bahkan jumlahnya lebih banyak dari temuan Perludem sebanyak 14. Dalam waktu dekat juga akan diumumkan ke publik.

‎”Kalau Perludem ada 14 ya nanti kita akan bisa lebih. Nanti kita akan umumkan waktunya kapan, dalam waktu dekat kita akan segera umumkan,” katanya.

Ilham mengaku dalam mengumumkan caleg mantan terpidana korupsi tidak bisa main-main. Karena butuh kecocokan data. Jangan sampai orang yang tidak pernah menjadi mantan terpidana korupsi malah diumumkan oleh KPU.

“Karena kalau tidak hati-hati kemudian berbahaya sekali, kalau kemudian orang yang tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi kemudian kita publish. Wah, itu kan bisa pencemaran nama baik,” ungkapnya.

KPU berharap ada upaya untuk mengumumkan caleg mantan terpidana kasus korupsi agar masyarakat mengetahuinya. Sehingga bisa menjadi rujukan masyarakat dalam memilih calon wakil rakyat.

“Biarkan masyarakat mempertimbangkan data yang kami berikan tadi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggarini mengaku, menemukan 14 caleg yang mantan terpidana kasus korupsi untuk Pileg 2019. Titi menyebut, 14 caleg yang ditemukan Perludem terdiri atas DPRD Provinsi, Kabupaten, dan DPRD Kota. Sementara untuk DPR dan DPD belum ditemukan oleh Perludem.

Sehingga menurut Titi, apabila digabungkan dengan temuan Komisi Pemilihan Umum (caleg mantan terpidana korupsi), maka jumlahnya adalah 63 orang caleg.

Berikut ini 14 caleg mantan terpidana kasus korupsi yang ditemukan oleh Perludem:

Partai Berkarya

1. Muhlis (DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, nomor urut 8, Dapil Sulsel 3)

2. Djekmon Amisi (DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, nomor urut 2, Dapil Kepulauan Talaud 3) 

PKS

1. Muhammad Zen (DPRD Kabupaten OKU Timur, nomor urut 2, Dapil OKU Timur 1)

Partai Perindo 

1. Ramadhan Umasangaji (DPRD Kota Parepare, nomor urut2, Dapil Parepare 1)

PPP

1. Rommy Khrisna (DPRD Kota Lubuklinggau, nomor urut 2, Dapil Kota Lubuklinggau 3)

2. Emil Silfan (DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, nomor urut 4, Dapil Musi Banyuasin 4) 

PAN 

1. Firdaus Orbini (DPRD Kota Pagar Alam, nomor urut 9, Dapil Pagar Alam 2)

Partai Hanura

1. Bonar Zeitsel Ambarita (DPRD Kabupaten Simalungun, nomor urut 9, Dapil Simalungun 4)

2. Andi Wahyudi Etong (DPRD Kabupaten Pinrang, nomor urut 1, Dapil Pinrang 1)

3. H. Darjis (DPRD Kabupaten Ogan Ilir, nomor urut 1, Dapil Ogan Ilir 4)

Partai Demokrat

1. Rahmanuddin DH (DPRD Kabupaten Luwu Utara, nomor urut 7, Dapil Luwu Utara 1)

2. Polman (DPRD Kabupaten Simalungun, nomor urut 4, Dapil Simalungun 4)

PKPI

1. Raja Zulhindra (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, nomor urut 10, Dapil Indragiri Hulu 1)

2. Yuridis (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, nomor urut 6, Dapil Indragiri Hulu 3)

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Gunawan Wibisono
Copy Editor : Fersita Felicia Facette