Papua Nugini Impor 40 Mobil Mewah untuk KTT APEC

Port Moresby – Pemerintah Papua Nugini mengimpor 40 mobil mewah untuk delegasi KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang akan digelar November mendatang. Mobil mewah yang dipilih adalah sedan Maserati Quattroporte.

Dikutip dari BBC, 40 unit sedan mewah yang harganya lebih dari Rp 1,5 miliar itu diimpor untuk digunakan oleh para pemimpin negara di KTT APEC. Namun, impor 40 unit mobil mewah ini menjadi pertanyaan besar.

“Media dan aktifis mempertanyakan apakah negara miskin Pasifik itu telah menghabiskan jutaan dolar?” tulis BBC.

Foto-foto mobil yang tiba di bandara Port Moresby dengan menggunakan pesawat kargo sewaan tersebar di media sosial. Foto yang viral itu memicu kekhawatiran bahwa uang pembayar pajak digunakan untuk membeli mobil mewah tersebut.

Namun, pemerintahnya mengatakan bahwa sektor swasta yang berkomitmen membiayai impor 40 mobil mewah tersebut. Menteri APEC Justin Tkatchenko mengatakan, mobil itu akan menyediakan standar pengangkutan pemimpin negara yang biasa digunakan di KTT APEC.

Tkatchenko mengatakan kepada surat kabar Australia bahwa sejumlah uang dibayarkan pemerintah sebagai deposit. Katanya, mobil itu akan dijual kepada sektor swasta dan tidak akan menjadi beban pemerintahnya.

Dia belum mengungkapkan berapa banyak uang yang dihabiskan untuk mobil tersebut. Namun, Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill, mengatakan pemerintah tidak akan mengeluarkan dana apa pun.

Keith Jackson, seorang blogger pada isu Papua Nugini mengatakan bahwa mobil itu merupakan bagian dari upaya para pemimpin untuk memproyeksikan citra kecanggihan menjelang KTT APEC. Termasuk mendandani ibukota, Port Moresby, dengan jalan-jalan dan bangunan baru.

Tuan rumah KTT APEC sebelumnya juga menyediakan mobil mewah untuk mengangkut para pemimpin negara. Pada 2015, BMW mensponsori lebih dari 200 kendaraan untuk KTT yang diselenggarakan di Filipina dan mobil-mobil itu kemudian dijual ke publik. (rgr/ddn)