Mendagri Tjahjo Serahkan Kasus Wakil Wali Kota Semarang ke Bawaslu

JawaPos.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus dugaan kampanye Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu, ke badan pengawas pemilu (Bawaslu). Hevearita, dilaporkan karena diduga melakukan kampanye saat melaksanakan tugas kedinasan.

“Pokoknya urusan ASN ya haknya Panwas dan Bawaslu,” kata Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/3).

Politikus PDI-P ini menyebut, Bawaslu yang mempunyai kewenangan untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran aturan yang dilakukan Hevearita. “Kalau itu melanggar UU yang mana, yang berhak klarifikasi itu Bawaslu,” ucapnya.

Sebelumnya, tim advokasi Prabowo-Sandi Jawa Tengah, Listyani, melaporkan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu ke Bawaslu. Dalam laporan tersebut, Hevearita diduga melakukan pelanggaran kampanye karena menguntungkan paslon nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, pada Senin (11/3) lalu, di Aula Kecamatan Semarang Utara.

Hevearita disebut menyampaikan program kerja paslon nomor urut 01 di hadapan warga setempat dalam acara bertajuk ‘Malam Silaturahmi Ibu Wakil Wali Kota Semarang dengan Ketua RW Se-Kecamatan Semarang Utara Sekaligus Penyerahan Dana Bantuan Transportasi’.

“Anggarannya (Rp) 15 triliun, ora larang piye (nggak malah gimana lagi). Jalan gawe tembok tol ning ndhuwur laut ki(Jalan bikin tembok tol di atas laut itu) kan ya bayangan kita seperti apa wong jalan biasa aja seperti ini. Itu adalah luar biasa bagaimana pemerintahan Pak Jokowi memperjuangkan Kota Semarang, dan sebagainya,” demikian Listyani mengutip perkataan Ita yang disampaikan dalam acara tersebut.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Muhammad Ridwan