Kisah Petruk Dadi Ratu, Fadli Zon: Apapun yang Dia Lakukan Pasti Salah

JawaPos.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menceritakan mengenai kisah wayang Petruk menjadi ratu dalam sebuah acara diskusi bertajuk ‘Jelang Pilpres Jokowi Blunder & Panik?’ di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2). Bagi dia, kisah ini cocok dengan realitas yang ada di Indonesia.

Alkisah, menurut Fadli, ada seorang Petruk yang tengah menjelma menjadi Prabu Kanthong bolong. Ketika orang itu menjadi raja, dirinya mendapatkan wahyu keprabon.

Namun, ketika wahyu keprabon itu terlepas, orang itu kembali menjadi seorang Petruk. Menurut Fadli, Petruk ala Indonesia yang tak disebutkan namanya tersebut selalu melakukan kesalahan.

“Ketika dia menjadi Petruk, apapun yang dia lakukan pasti salah. Ngomong salah, pakai baju salah, naik motor salah, marah pun salah, mau mengulang-ngulang kata bocor aja, mikrophone-nya yang menendang mulut dia,” kata Fadli.

Fadli menuturkan, kisah Petruk menjadi raja ini sangat cocok yang terjadi di Indonesia. Pasalnya, apa pun yang tengah dilakukan oleh Petruk selalu berujung blunder atau kesalahan.

“Itulah cerita Petruk dadi ratu, ketika dia dapat wahyu itu, dia keliatan karena dia rebel (pemberentok). Dia diangkat jadi raja sementara saja. Tapi begitu wahyu itu hilang, maka dia kembali. Memang, masalahnya kapasitas dan kapabilitas,” pungkasnya.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Igman Ibrahim