Keras! Rommy Tuding Pengikut Djan Faridz Hanya Numpang Hidup di Partai

JawaPos.com – Usai mengalami konflik dualisme kepemimpinan selama empat tahun, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengklaim kisruh internal partainya sudah selesai.

Rommy, sapaan akrabnya, menyampaikan kabar soal ujung konflik internal partainya itu saat harlah PPP ke-46 di Kantor DPP, Jakarta Pusat, Minggu malam (6/1).

“Saya ingin menyampaikan kabar gembira untuk fungsionaris dan simpatisan PPP di seluruh Indonesia. Seluruh persoalan hukum kita selesai, kita sudah menangkan semua komponen gugatan,” kata Rommy saat berorasi politik dihadapan ratusan kader PPP.

Adapun proses hukum yang telah dituntaskan oleh Rommy adalah Peradilan Mahkamah Partai, Peradilan Perdata, Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) dan peradilan mahkamah konstitusi (MK). Hal itu semakin mantap setelah mereka menang di Mahkamah Agung (MA).

Atas dasar itu, Rommy menegaskan tak boleh lagi ada pihak yang sengaja ataupun tidak sengaja mengatasnamakan sebagai pimpinan PPP. Apabila masih ada yang mengkalim kepengurusan, Rommy pun telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk tempuh langkah hukum.

“Kepada kader PPP dan Fungsionaris di seluruh Indonesia untuk berkoordinasi dengan penegak hukum dan selanjutnya melakukan tindakan yang dianggap perlu untuk menegakan kewibawaan dan menjaga kehormatan partai,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Rommy juga menuding para pengikut Djan Faridz telah berkhianat kepada PPP. Pasalnya, kata dia, beberapa nama loyalisnya saat ini telah melompat untuk pindah partai lain.

“Tanpa menyebut nama, ini menunjukkan bahwa mereka adalah kader palsu yang selama ini hanya menumpang hidup di PPP,” terangnya.

“Alhamdulillah, dualisme kepemimpinan telah berlalu sekaligus menjadi penyaring kader PPP sejati. Yang sungguh berbeda dengan kader merpati yang hanya datang tatkala ada jabatan dan fasilitas,” pungkasnya.

Editor      : Dimas Ryandi
Reporter : Igman Ibrahim