Kecam Pernyataan Andi Arief, STS: Dia ‘Politikus Kardus’

JawaPos.com – Ketua Dewan Pembina Relawan Mas Jokowi, Sugeng Teguh Santoso mendesak Andi Arief meminta maaf kepada publik atas postingannya di Twitter beberapa waktu lalu. STS-sapaannya- menyebut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu telah membuat gadung republik.

Cuitannya soal adanya 7 kontainer surat suara yang tercoblos, mengganggu kondusifitas Pemilu 2019. “Kok sekelas dia, duduk di jajaran elite parpol gak bisa membedakan mana info yang valid dan hoax. Heran saya,” ujar STS saat berbincang dengan JawaPos.com di Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/1) malam.

STS menegaskan, sebagai seorang politikus, Andi semestinya paham mengenai aturan dasar Pemilu 2019. Terlebih mengenai tahapan Pilpres 2019. “Ini orang mesti rajin-rajin baca. Kan lelang kertas suara (Pilpres) baru dilakukan pertengahan Januari ini. Masa iya udah ada surat suara yang dicoblos,” beber STS.

Sebagai elite partai, lanjut pengacara kondang ini, Andi harusnya memberikan pendidikan politik yang cerdas ke masyarakat. Bukan malah melempar isu hoax yang membikin masyarakat gaduh.

“Dulu dia lempar isu Jenderal Kardus ke Prabowo. Sekarang dia sendiri yang justru saya bilang ‘politikus kardus’, literasi informasinya rapuh. Terjebak hoax,” pugnkas mantan Tim Kuasa Hukum Jokowi-JK di Pilpres 2014 tersebut.

Editor      : Imam Solehudin
Reporter : Imam Solehudin