Hoax Bertebaran di Masa Kampanye, Kiai Ma’ruf Merasa Prihatin

JawaPos.com – Gelaran puncak Pilpres 2019 sudah semakin dekat. Namun, isu hoax terus menerus bertebaran. Terbaru ada kabar bohong 7 kontainer surat suara sudah tercoblos. Bahkan ucapan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto soal peralatan cuci ginjal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta digunakan hingga 40 kali juga dianggap hoax.

Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin mengaku prihatin atas maraknya fenomena negatif itu. Seharusnya, masa kampanye diisi dengan konten-konten positif.

“Kita sangat menyayangkan, prihatin kenapa masih ada hoax di dalam rangka suasana kampanye kita untuk pemilihan Capres dan Cawapres,” kata Ma’ruf di pondok pesantren Al Gazhaly Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/1).

Di sisi lain, mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu menegaskan kubunya sangat menghindari penggunaan hoax selama kampanye. Mereka ingin memenangkan Pilpres 2019 dengan cara-cara beradab.

“Kami Jokowi bersama saya tentu tidak akan menggunakan (hoax, Red) itu, cara-cara itu tidak fair, tidak jujur,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Ma’ruf meminta agar aparat menindak tegas para penyebar hoax. Supaya memberi efek jera kepada oknumnya. Sehingga tidak ada lagi penyebaran berita bohong.

“Kita minta supaya hoax itu ditertibkan. kalau perlu, kalau sudah dianggap melanggar, kan kita ada Undang-undang, ada aturan, ya ditegakkan saja aturan itu. Supaya bisa membuat orang jera untuk memproduksi hoax-hoax itu,” pungkasnya.

Editor      : Kuswandi
Reporter : Sabik Aji Taufan