Fahri Hamzah Minta Prabowo Soroti Anggaran Kebijakan Pemerintah

JawaPos.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mendesak calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ikut menyoroti kebijakan pemerintah menjelang pemilihan presiden 2019 mendatang. Politikus senior PKS ini tak mau kebijakan yang terserap dari dana negara hingga triliunan rupiah itu diakui sebagai keuntungan pribadi petahana.

Fahri mencatat, beberapa kebijakan yang dinilai rawan untuk diklaim secara pribadi. Mulai dari dana desa yang mengelontorkan dana negara sampai Rp 73 triliun, dana program keluarga harapan (PKH) mencapai Rp 34 triliun dan Rp 3 miliar rupiah per satu kelurahan.

“Pak Prabowo, umumkan pada rakyat bahwa dana itu tidak hubungannya dengan politik. Itu adalah uang rakyat dan hak Anda,” kata Fahri dalam acara diskusi di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta, Rabu (9/1).

Fahri menduga akan lebih banyak lagi dana bantuan sosial yang mengalir ke masyarakat Indonesia di tahun politik tersebut. Dia bilang, praktik ini akan terus dilakukan sampai 17 April 2019 mendatang.

“Ada aliran uang seperti air bah pada bulan Februari Maret dan awal April tanggal 17 yang berbentuk uang,” terangnya.

Atas dasar itu semua, Fahri khawatir rakyat Indonesia salah mengartikan dana yang diterima tersebut. Padahal, uang itu memang hak masyarakat dari negara, bukan politik.

“Saya khawatir rakyat itu nggak paham bahwa (dana) itu haknya dia. Siapapun presidennya itu hak dia terima dana itu,” tuturnya.

“Ini harus ditekankan, untuk menetralisir pikiran rakyat. Karena penting pemilu yang jurdil dan terbuka,” sambungnya.

Editor      : Kuswandi
Reporter : Igman Ibrahim