Dipanggil Bawaslu Jakbar, Ini Klarifikasi Politikus PDI Perjuangan

JawaPos.com – Politisi PDI Perjuangan Darmadi Durianto berharap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) objektif dalam menindaklanjuti setiap laporan yang diterima. Jangan sampai dijadikan alat politik oleh caleg lain untuk menjatuhkan sesama calon wakil rakyat lain.

“Berdasar hasil survei, Bawaslu merupakan salah satu lembaga yang masih dipercaya oleh masyarakat. Jangan sampai image yang sudah baik tersebut menjadi rusak saat menindaklanjuti laporan, jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga,” ujar anggota DPR-RI Darmadi Durianto usai melakukan klarifikasi di kantor Bawaslu Jakarta Barat, Senin (11/3), sebagaimana dilansir Radar Nonstop Online (Jawa Pos Grup).

Menurut Koordinator Komite Perekonomian DPP PDI Perjuangan itu, berdasar amanat Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu, salah satu point nya menyebut Bawaslu harus bersikap adil alias tidak boleh terindikasi memihak.

“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya hari ini hadir untuk melakukan klarifikasi terkait laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dituduhkan kepada saya saat acara Festival Cap Go Meh Krendang Raya,” tegas Bendara Umum Megawati Institute yang kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPR-RI Dapil DKI Jakarta III itu.

Ia mengungkapkan, banyak kejanggalan ihwal laporan dugaan kampanye terselubung saat event budaya tahunan di Jalan Krendang Raya Tambora Jakarta Barat, Minggu (24/2) lalu, terhadap dirinya di Bawaslu Jakarta Barat.

“Tuduhan yang sangat tidak berdasarkan fakta, dan mengada-ada. Kembali saya tegaskan bahwa saya diundang dalam acara tersebut sebagai anggota DPR-RI. Bukan hanya tahun ini saja kok, Ketua Panitia acara Bapak Phang Mui Jun juga sudah memberikan klarifikasi sesuai fakta yang sebenarnya, termasuk klarifikasi dari Bapak Harianto, dan semua sudah saya ungkapkan dalam klarifikasi saya kepada Bawaslu hari ini,” ungkap anggota Komisi VI DPR-RI itu.

“Jika laporan dugaan pelanggaran tidak terbukti, jangan lah dicari-cari kesalahan lain dengan tujuan yang diduga untuk menjatuhkan kredibilitas caleg pada masa kampanye ini, saya percaya Bawaslu Jakarta Barat tidak demikian,” sambung Darmadi.

Kendati demikian, ia mengapresiasi tim penegakan hukum terpadu (Gakumdu) yang sudah bekerja profesional dalam menangani laporan tersebut, termasuk saat memeriksa dirinya.

Sementara itu, Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jakarta Barat, Abdul Rouf mengatakan Darmadi Durianto sangat kooperatif dalam pemeriksaan tersebut.

“Pak Darmadi Durianto datang tepat waktu pukul 15.00 WIB, sangat kooperatif, menjawab semua pertanyaan termasuk kehadirannya dalam acara Festival Cap Go Meh Krendang Raya sebagai anggota DPR-RI,” paparnya.

“Tahap selanjutnya, kami akan melakukan pemeriksaan di lokasi acara, memeriksa apakah panggung acara masih dalam areal Vihara,” tambah Abdul Rouf.

Editor           : Imam Solehudin