Dihujani Salawat, Prabowo Yakin Rakyat Saksikan Sejarah pada 17 April

JawaPos.com – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melanjutkan kegiatan kampanyenya di Jawa Barat. Kali ini, mantan Danjen Kopassus itu menyapa masyarakat Jawa Barat di Gedung Serbaguna Assakinah, Cianjur pada Selasa (12/3). 

Begitu tiba di lokasi, Prabowo disambut oleh ribuan masyarakat yang terhimpun dari kalangan ulama, habib, emak-emak, dan anak muda. Mereka pun menyambut Prabowo dengan salawat badar dan seruan Prabowo presiden. 

“Prabowo, Prabowo, Prabowo,” teriak emak-emak dan anak-anak muda sambil mengacungkan dua jari.

Sejumlah petinggi partai Koalisi Adil Makmur juga menyambut kedatangan Prabowo di lokasi acara. Di antaranya, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, Waketum Demokrat Syariefuddin Hasan, serta perwakilan dari PKS dan Partai Berkarya.

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku mendapatkan tambahan semangat setiap kali mendatangi daerah-daerah. Sebab, antusiasme masyarakat di tiap-tiap daerah yang ia kunjungi sangat tinggi.

“Sambutan rakyat Cianjur luar biasa. Tidak kalah dengan masyarakat Tasik, Garut, bahkan Bandung. Sepanjang jalan saya hanya melihat masyarakat acungkan dua jari,” tuturnya.

“Kalau begini suasananya, kalau begini aromanya, ini aroma kemenangan rakyat. Aroma kemenangan rakyat,” imbuh Prabowo disambut gemuruh tepuk tangan masyarakat.

Kendati demikian, Prabowo berpesan kepada para pendukungnya khususnya emak-emak untuk tetap rendah diri, waspada, dan tidak sombong.

“Semangat saja tidak cukup, tapi juga perlu kewaspadaan. Ada pepatah bilang, semakin orang posisi di puncak maka cobaannya semakin kencang. Kita harus tetap tenang, sejuk, dan tetap waspada,” paparnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau seluruh masyarakat untuk memeriksa daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Imbauan itu menyusul temuan 17,5 juta DPT tidak wajar oleh tim pemenangannya.

“Tolong saudara-saudara periksa DPT yang nanti ada di TPS, RT, kelurahan, desa, tolong harap diperiksa. Kalau di situ masih ada nama orang yang sudah mati, tolong dilaporkan, kalau ada yang tidak wajar tolong dilaporkan,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, ada sejumlah kejanggalan yang ditemukan pihaknya dalam DPT pemilu. Antara lain, nama orang yang sudah meninggal dunia namun masih tercantum dalam DPT hingga temuan DPT ganda.

“Kalau ada nama seseorang beberapa kali disebut, ini aneh namanya. Nama yang sama, tanggal lahir sama, alamat sama, ini belasan kali disebut. Ini harus dibersihkan,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah bersedia menerima laporan dan masukan dari BPN. Ketua Umum Partai Gerindra ini meyakini, KPU mampu mewujudkan pemilu yang berintegritas.

“Kami sangat berterima kasih, KPU yang sekarang sangat menerima saran-saran, masukan, dan koreksi dari kita. Tampaknya, KPU kali ini mau menjadi hakim yang adil. Tapi, mungkin masih ada oknum aparat tertentu yang tidak bisa melihat arah kehendak rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

“Dengan demikian kita kawal suara dan insya Allah tanggal 17 April malam rakyat akan menyaksikan hari yang bersejarah di mana rakyat Indonesia merebut kembali kedaulatannya,” pungkasnya.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Igman Ibrahim
Copy Editor : Fersita Felicia Facette