Debat Kedua, Ferdinand: Prabowo-Sandi Harus Jadi Macan dan Singa

JawaPos.com – Pasca dinilai tampil kurang ofensif pada debat perdana, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto diklaim bakal mengubah strateginya dalam debat kedua selanjutnya. Khususnya, mantan Danjen Kopassus itu bakal mengubah gaya komunikasi yang sebelumnya cenderung defensif.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaen di Media Center pasangan calon 02, Jakarta, Selasa (22/1). Dia menilai, perubahan usulan pengubahan gaya komunikasi pasca melalui evaluasi debat perdana.

“Ternyata ada perubahan signifikan dari pemilih kita terhadap politik capres, rakyat lebih suka gebuk-gebukan. Ternyata, santun, ramah itu tidak lagi memberikan pemahaman bagi masyarakat,” katanya.

Ferdinand berpandangan, kasus yang terjadi debat pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jauh berbeda dengan kasus Prabowo. Dahulu, ketika SBY diserang, masyarakat justru berempati, namun sekarang berbeda.

“Kalau saya tidak ingin menggunakan kata menguliti ya, saya berpesan kepada Prabowo dan Sandi pada debat kedua. Prabowo harus jadi macan Bang Sandi harus jadi singa,” tuturnya.

Untuk mempersiapkan itu semua, Ferdinand menyebut, BPN bakal melakukan konsolidasi untuk menghadapi debat kedua. Dalam kesempatan itu, ketua umum partai Demokrat SBY juga akan hadir untuk memberikan masukan.

“Nanti kita mencari waktu untuk konsolidasi, bagaimana menghadapi debat kedua,” pungkasnya.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Igman Ibrahim