Cara KPU Kurangi Golput, dari Mobil hingga Pengeras Suara Masjid

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya tidak golput di Pemilu 2019. Salah satunya menggunakan mobil yang dimodifikasi khusus untuk kampanye seputar Pemilu.

Komisioner KPU, Pranono Ubaid Tanthowi mengatakan nantinya mobil ini dilengkapi dengan pengeras suara. Mobil bakal berkeliling saat masa tenang, mulai 14 hingga 16 April 2019.

“Ini bentuk sosiaslisasi kami. Kami akan lakukan pengumuman warga supaya mau datang ke TPS,” ujar Pramono di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/3).

Pramono menambahkan, upaya serupa juga pernah dilakukan pada Pilkada 2017 dan 2018 lalu. Selain menggunakan mobil, KPU juga meminta bantuan dewan kemakmuran masjid (DKM), melalui pengeras suara di masjid.

“Nah itu bagian untuk mengingatkan warga untuk menggunakan hak suara pada hari H,” katanya.

Dia menambahkan, KPU juga bakal menggerakan petugas-petugas untuk berkeliling kampung. Mereka bertugas mengajak masyarakat memilih calonnya. Baik itu di Pileg maupun Pilpres.

“Jadi bentuk-bentuk sosialisasi ini, untuk menyesuaikan dengan tradisi di masyarakat. Misalnya dulu ada yang menggelar layar tancap di desa-desa. Jadi pengumumannya lewat nonton layar tancap di kantor desa, kecamatan,” pungkasnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Gunawan Wibisono