Ngetem Sembarangan, Dishub DKI Dorong Angkutan Umum Gabung Jak Lingko

loading…

JAKARTA – Angkutan umum mengetem sembarang tempat masih menjadi masalah utama bagi transportasi di Jakarta. Dishub DKI Jakarta mendorong agar angkutan umum bergabung dengan Jak Lingko.

Plt Kadishub DKI Jakarta Sigit Wijadtmoko mengatakan, salah satu solusi yang diberikan untuk mengatasi angkot mengetem yakni dengan mengintegrasikan di program Jak Lingko.”Kalau angkutan umum kan 8 Oktober sudah launching. Yang pasti law enforcement-nya tidak melulu dengan penertiban ke penegakan hukum. Kita lebih coba edukasi mereka bisa secara rasional memperhitungkan berapa pendapatan mereka,” kata Sigit di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Dia menambahkan, bagi angkutan umum yang bergabung dalam Jak Lingko akan dibayar dengan rupiah per kilometer. Hal itu menjaga agar angkutan umum tidak menarik penumpang sembarangan.”Kita sudah cover dengan pembayaran berapa rupiah per kilometer. Tentunya Pelanggaran dari SPM ada pinalti terhadap pendapatan. Lebih efektif sekarang dengan program seperti itu,” lanjutnya.

“Kenapa tilang dengan elektronifikasi. Itu bagian dari sana. Karena penegakan hukum yang ada efektif tapi sifatnya temporer. Kita mencari satu pendekatan yang bisa lebih sistemik. Orang lebih patuh, ikut aturan karena bererimplikasi terhadap kesejahteraan mereka,” ucapnya.

(whb)