Mitsubishi dan Suzuki Hentikan Penjualan Mobil Diesel

Jakarta – Nikkei Asian Review melaporkan Suzuki akan menghentikan penjualan seluruh kendaraan diesel di Eropa akhir tahun ini. Sementara itu, Mitsubishi akan memotong seluruh penjualan mobil diesel mereka di Eropa termasuk Inggris dan Jerman.

Suzuki telah mematikan produksi kendaraan dieselnya di Hungaria awal tahun ini. Hingga akhir Maret ini, kendaraan diesel Suzuki hanya melepas kurang dari 10 persen dari total 281.000 unit penjualan mereka di Eropa.


Mengambil langkah yang sama, Mitsubishi sudah menghentikan penjualan mobil SUV dan mobil penumpang mereka yang bermesin diesel di Inggris dan Jerman. Pasar lain seperti Perancis akan segera menyusul.

Tidak seperti Suzuki, Mitsubishi tidak sepenuhnya lepas dari diesel. Mitsubishi masih melanjutkan penjualan mobil diesel model pick up dan truk. 30 persen dari penjualan Mistubishi dipasok oleh kendaraan bermesin diesel selama tahun ini hingga bulan Maret.

Keputusan ini diambil untuk memenuhi target negara Eropa yang ingin berhenti menggunakan mobil bensin dan diesel pada tahun 2040. Keputusan yang diambil oleh Mitsubishi dan Suzuki ini menjadikan Mazda satu-satunya produsen mobil asal jepang yang masih menjual mobil diesel di Eropa saat ini.

Sejak skandal diesel Volkswagen pada tahun 2015, kendaraan penumpang diesel tidak lagi disukai di seluruh dunia. Pada tahun 2011, lebih dari 50 persen kendaraan baru yang dijual di Eropa adalah diesel dan telah turun menjadi 44,4 persen tahun lalu. Perusahaan riset Inggris, IHS Markit memperkirakan angka ini akan terus berkurang menjadi hanya 35,2 persen pada 2022.

Tonton juga ‘Pembuktian Suzuki Ertiga Diesel Hybrid’:

[Gambas:Video 20detik]

(lth/lth)